Artikel ini akan membahas bagaimana pinterset dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas atau dalam sekup yang lebih besar, peran pinterest dalam mewujudkan visi dan misi sekolah.

 

Menggunakan Pinterest sebagai media pendidikan, judul artikel di atas akan memaparkan: Chapter 1: Memahami Pinterest; Chapter 2: Manfaat Pinterest; Chapter 3: Tips dan Trik Memaksimalkan Pinterest.

 

 

Memahami Pinterest.

 

Media sosial populer seperti facebook, twitter, google plus instagram sangat familier dikalangan guru. Mereka mayoritas memanfaatkan media sosial tersebut untuk komunikasi, meskipun ada sedikit di kalangan mereka menggunakannya sebagai sarana pendidikan.

 

Ada beberapa platform media sosial yang belum pernah tersentuh oleh kita, terutama di kalangan pendidik. Media sosial tersebut adalah Pinterest yang mengusung jargon, Ayuk membuat pin!.

 

Pinterest adalah platform media atau jejaring sosial yang memungkinkan user (pengguna) melihat, berbagi dan mengomentari sebuah produk visual yang ukuran ringan, seperti gambar bahkan video sekalipun. Didirkan oleh Ben Silbermann, Paul Sciarra dan Evan Sharp pada bulan Desember tahun 2009.

 

Pinterest baru mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia beberapa tahun belakangan. Meskipun belum sepopuler facebook dan Instagram, pengguna Pinterest saat ini  sudah mencapai 200 juta pengguna aktif (2017). Pinterest tersedia untuk pengguna mobile, seperti Android maupun iPhone.

 

Produk Pinterest.

 

Secara umum, Pinterest menawarkan pengguna 2 hal, yakni:

 

Pin dan Boards.

 

Dengan Pin It, penguna bisa sharing dan mengkoleksi pelbagai gambar. Pin merupakan foto atau gambar yang diletakkan ke dalam boards (papan). Boards ibaratnya seperti papan tulis dimana pengguna bisa menempelkan apapun (foto atau gambar). Foto atau gambar yang terkoleksi akan diletakan ke dalam boards. Masing-masing boards diberi nama sesuai dengan keinginan atau pengelompokan dari pengguna.

 

Jelajah.

 

Pinterest menawarkan fitur jelajah atau yang biasa disebut panduan. Fitur ini membantu pengguna untuk mencari foto atau gambar-gambar tertentu dengan menuliskan kata kunci. Pinterest memperkenalkan penelusuran visual sebagai bagian dari fitur terbaru. Fitur penvarian ini memungkinkan pengguna mengambil foto pin yang ada, memperbesar bagian foto atau mengambil foot baru. Pinterest juga mengarahkan pengguna ke pin yang serupa. Fitur ini menggabungkan fitur pencarian terpadu karena memberikan saran kata kunci dan mempersempit hasil visual yang lain.

 

So, dengan Pinterest kamu dapat:

 

Mengumpulkan foto atau gambar yang menurut kamu menarik, Mencari kenalan/koneksi baru yang mempunyai minat yang sama, Mengkaji minat, trend dan interes orang-orang terhadap suatu jenis produk/konsep/gagasan, Menjual/mengenalkan produk/konsep dengan meningkatkan eksistensi produk/konsep tersebut.

 

 

Manfaat Pinterest Dalam Dunia Pendidikan.

 

Pinterest berkembang dengan cepat di pelbagai negara. Banyak user baik dari kalangan individual hingga perusahaan memanfaatkan media ini untuk branding atau bisnis dalam baik skala kecil maupun besar. Namun masih jarang user menggunakan media sosial yang pernah dinobatkan oleh TechCrunch sebagai Startup baru terbaik 2011 ini sebagai media penopang pendidikan.

 

Jika kamu, berprofesi sebagai pendidik dan belum mengetahui manfaat dari Pinterest, maka kamu haru membaca manfaat pinterest di bawah ini. Sehingga kamu akan mengetahui betapa hebat pinterest jika digunakan untuk pendidikan.

 

Pertama, Alat Visual Hebat.

 

Pinterest merupakan alat visual yang hebat. Di sana terdapat ribuan gambar atau foto dengan pelbagai tema yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran. Dengan media visual (gambar), siswa akan mudah mengingat sebuah pengetahuan.

 

Kedua, Sumber Gagasan dan Kreativitas.

 

Pinterest merupakan sumber gagasan atau inspirasi. Guru atau siswa bisa mencari sebuah ide atau konsep melalui fitur pencaharian yang tersedia. Dengan sekali klik kata kunci, guru akan menjumpai pelbagai gambar visual yang bisa mendorong kreativitas siswa dan guru di kelas.

 

Langkah-langkahnya:

 

Langkah 1.

Pin setiap event atau pengetahuan terkini ke dalam boards agar bisa dibaca oleh siswa atau guru sejawat.

 

Langkah 2.

Buatlah Boards/papan sumber daya untuk siswa dan guru lainnya.

 

Langkah 3

Pasang foto dan video rencana kegiatan atau pembelajaran di masa mendatang.

 

Langkah 4.

Gunakan pencarian Pinterset untuk menemukan konten pada topik.

 

Ketiga, Media Brainstorming.

 

Guru bisa menggunakan media ini sebagai sarana untuk melakukan curah gagasan. Melontarkan ide atau produk baru, berbagi dan mencari feedback untuk menghasilkan sebuah karya yang lebih baik.

 

Keempat, Portofolio Cerdas.

 

Tidak perlu repot-repot untuk menyimpan karya siswa. Almari tentunya memiliki keterbatasan dalam menyimpan portofolio siswa. Mungkin Google Drive atau DropBox bisa menjadi solusi, namun Pinterest memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan keduanya. Dengan Pinterest, portofolio siswa bisa dilihat secara langsung oleh siswa yang lain, atau siswa di seluruh dunia.

 

Kelima, Jaringan dan Kolaborasi.

 

Jika facebook atau Twitter bisa membantu kamu dalam membangun pertemanan biasa, Pinterest menawarkan pertemanan atau jaringan yang bernilai tambah. Pinterest membantu siswa atau guru membangun jaringan by desain, by produk, by education, dan by portofolio kemudian feedbacknya bisa saling berkolaborasi, semisal kolaborasi dalam riset pendidikan, kurikulum pembelajaran, sosialisasi produk hingga bisnis yang bisa menopang institusi/lembaga pendidikan.

 

Tips menambah follower:

 

Pertama, banyak-banyaklah membuat pin. Banyak pin atau gambar dan foto memungkinkan ada banyak variasi pilihan bagi orang lain atau diri sendiri.

 

Kedua, Gunakan hashtag. Ketika menulis keterangan foto atau gambar, jangan lupa gunakan hashtag menggunakan tanda #.

 

Ketiga, memanfaatkan media sosial yang lain. Pinterest memiliki beberapa fitur untuk mengkaitkan akun yang kamu miliki dengan aku media sosial lain, seperti facebook dan twitter. Manfaatkanlah media sosial tersebut.

 

Keempat, Seringlah mengomentari dan menyukai pin orang lain. Dengan mengomentari dan menyukai pin orang lain, berarti kita respek dan menunjukkan penghargaan.

 

Keenam, Pembelajaran yang Unik.

 

Guru bisa menyiapkan bahan ajar dalam bentuk visual, salah satunya adalah visual yang dikemas infografis, kemudian dibagikan kepada semua siswa melalui pinterest. Siswa menerima bahan ajar tersebut kemudian merespon instruksi dari guru. Tidak harus hadir di dalam kelas, siswa bisa belajar secara mandiri maupun kelompok. Pinterest menjadikan pembelajaran guru menjadi unik. Selain itu, pinterest juga menciptakan efisiensi dan efektifitas pembelajaran. Unik bukan?.

 

Ketujuah, Meningkatkan kapasitas Guru.

 

Pinterest merupakan sumber daya pengetahuan bagi guru. Bagaimana cara menata kelas, mencari tutorial untuk keterampilan, mencari ide karya ilmiah, media pembelajaran yang menarik, dan masih banyak lagi. Menggunakan pinterest dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas guru merupakan sebuah pilihan yang tepat, khususnya untuk kegiatan Profesi Profesi Guru atau Pengembangan keprofesian Berkelanjutan (PKB).

 

 

Tips dan Trik Memaksimalkan Pinterest.

 

Bagaimana Pinterest bisa menjadi media pendidikan, secara maksimal dapat dimanfaatkan oleh siswa, guru maupun sekolah?.

 

Edukasi.

 

Edukasi siswa sebelum memulai menggunakan Pinterest. Materi edukasi mulai dari cara membuat akun pinterest, membuat pin, saling memberi feedback hingga bagaimana berinternet sehat.

 

Papan yang Unik.

 

Buat papan yang unik. Bisa mengelompokan material visual atau video menurut tema, tugas maupun kesepakatan yang telah dibicarakan dengan siswa. Salah satu triknya, memberikan nama yang menarik pada Boards sehingga bisa memunculkan ketertarikan. Guru bisa memberi nama “Isaac Newton” pada papan Matematika atau Fisika, atau “Robert Hooke” pada papan Biologi.

 

Quote The Day.

 

Motivasi belajar siswa harus dipompa terus. Guru bisa membuat atau mengumpukan pelbagai Quote (kata-kata motivasi). Bagikan kepada semua siswa. Quote harian bisa menjadi sumber inspirasi. Siswa juga akan merasakan akan keberadaan pinterest.

 

Aku menemukanmu.

 

Menjadikan Pinterest mirip kamera cerdas. Abadikan setiap momen yang ada di dalam kelas atau sekolah, kemudian simpan dalam pinterest. Bagikan kepada mereka. Jika kita atau siswa mencari sebuah dokumentasi, mereka tinggal mengunjungi Boards. Aha, aku menemukanmu!.  Ucap mereka sambil tersenyum gembira.

 

Widget Blog.

 

Agar pinterest atau papan kamu bisa dikenal orang banyak, buat blog (terutama gunakan WordPress), kemudian pasang plugin pinterest ke dalam sidebar blog kamu.

 

Melibatkan Orang Tua.

 

Sosialisaikan kepada wali murid akan keberadaan pinterest yang telah dibuat oleh guru. Ajak mereka untuk melihat portofolio putra-putri mereka. Tidak hanya melihat, tetapi juga memberikan feedback positif. Ketika portofolio siswa dipajang dalam boards, kemudian orang tua mereka melihatnya, saya yakin mereka akan senang.

 

Menarik bukan? Menggunakan Pinterest Sebagai Media Pendidikan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Tidak akan rugi jika kita mencobanya.

 

Panduan Memulai Pinterest.

 

Selanjutnya bagi orang awam muncul sebuah pertanyaan, Bagaimana memulai pinterest?, membuat pinboard?, dan berselancar guna mendapatkan sumber daya yang kita inginkan?. Panduan singkat ini akan membantu Anda.

 

Panduan Lengkap Downlad disini.

 

Pinterest untuk Guru

 

Note: Artikel ini pertama kali diposting di blog guruproduktif kemudian diperbaharui di laman ini.