“All that mankind has done, thought, gained, or been; it is lying as in magic preservation in the pages of books.”
― Thomas Carlyle

 

Dalam kamus Wikipedia, Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak tahun 2016, Pemerintah melalui Kemdikbud telah meluncurkan program Gerakan Literasi Nasional (GLN). Program GLN ini luncurkan karena keprihatinan pemerintah lemahnya sumber daya manusia Indonesia, khususnya dalam bidang literasi.

survei literasi

Salah satu program GLN adalah Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan guru sebagai ujung tombaknya.

Guru menjadi fasilitator dalam menciptakan Gerakan literasi di Sekolah dengan obyek dirinya sendiri dan peserta didik.

Timbul pertanyaan mendasar.

Bagaimanakah cara menciptakan fasilitator GLS?

Siapakah yang harus memulai membangun budaya literasi di sekolah?

Jawabnya GURU.

Nah di saat yang sama, tahun ini Diknas Pendidikan Propinsi Jawa Timur telah meluncurkan situs A-GLD.

Situs ini diluncurkan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital di kalangan guru.

Melalui A-GLD diharapkan kemampuan guru dalam bidang literasi meningkat sehingga dapat mentransfer kepada para peserta didiknya di dalam sekolah.

Bagaimana Menggunakan aplikasi A-GLD?

Melalui artikel ini kami akan mengurai sekaligus memberikan Tips dalam membangun literasi di kalangan guru.


Bagian Pertama. Aplikasi A-GLD

Aplikasi A-GLD

#Step1. Buka aplikasi A-GLD GTK Jatim

Buka aplikasi A-GLD GTK Jatim. Jika Anda Guru Negeri masuk dalam tombol guru negeri, dan sebaliknya. Gunakan NIP untuk login dan memasukan password jika Anda seorang guru negeri.

Ubah Profil Anda. Termasuk foto (upload sesuai dengan ukuran yang diminta, dan gunakan alat bantu seperti Windows Picture Manager atau Corel Draw).

Jangan lupa ganti password.

Aplikasi A GLD

#Step2. Upload Buku

Anggarkan sebagian sertifikasi Anda untuk membeli buku ^_^.

Nominal berapa? Sampai detik ini belum ada ketentuan yang mengatur.

Ada informasi beredar bahwa guru harus menyisihkan 10% dari sertifikasi untuk kegiatan pengembangan diri salah satunya adalah membeli buku.

Untuk operator yang telah banyak membantu para guru sertifikasi berapa ya? He,he.

Contoh Ilustrasi lihat gambar di bawah.

Alokasi Pengembangan Diri

Berapa halaman buku yang harus dibeli? Tema seperti apa?

Belum ada ketentuan yang mengatur, meskipun begitu jangan membeli buku minimalis (tipis) dan belilah buku yang bisa mendukung pekerjaan Anda sebagai guru.

 

Misal:

  • Penelitian
  • Teknik Pengajaran
  • Teori Pedagogik
  • Psikologi
  • Media Pembelajaran
  • Motivasi Produktivitas

 

#Step 3. Upload hasil resume

Setelah membeli buku, coba ringkas buku yang telah kamu beli.

Saya biasanya sebelum saya ringkas ke dalam Word, saya terlebih dahulu membuat ringkasan dalam bentuk Sketch Noted.

Fungsinya apa?

Resume dalam bentuk Sketch Noted akan banyak membantu kita dalam memahami isi buku sekaligus membantu dalam membuat point-point penting isi buku.

Sketch Noted sangat minimalis dan tentunya menarik.

 

Setelah membuat resume langkah selanjutnya adalah:

1.       Isikan semua informasi tentang buku yang Anda resume.

2.      Salin hasil reume ke dalam “Resensi Buku”.

3.      Jangan lupa upload cover dan kuitansi pembelian buku. Semuanya dalam format jpg

Aplikasi A-GLD

#Step4. Chek

Setelah selesai chek hasil resume Anda di bagian “Portfolio” dan “Dashboard”. Jika berhasil akan terlihat di bawah ini.

Aplikasi A-GLD

Anda juga bisa melihat dengan cara:

1.       Log Out

2.      Klik portal A-GLD Jatim tanpa login.

3.      Urutkan berdasarkan unggahan terbaru.

4.      Jika berhasil akan nampak seperti di bawah

Dalam aplikais A-GLD guru tidak hanya mengupload resume buku, tetapi juga hasil publikasi ilmiah guru.

  • Publikasi dalam bentuk apa saja?
  • Buku
  • Jurnal
  • Hasil Penelitian (PTK/R&D)

 

Zaman Now, membuat buku sangat mudah sekali ^_^.

Secara teknis upload hasil publikasi ke dalam aplikasi A-GLD sangat mudah.

Hampir sama ketika Anda mengupload hasil resume buku.


Bagian Kedua. Tips Meningkatkan Kemampuan Literasi

1.       Library Corner

Buatlah pojok buku atau pojok perpustakaan di rumah Anda.

Anda bisa mencari inpirasi desain menarik di internet, misal pinterest atau situs freshome. Tidak harus mahal, sederhana dan menarik.

Seseorang yang mempunyai perpustakaan atau tempat khusus untuk penyimpanan buku mempunyai kemampuan literasi lebih baik bila dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki sama sekali.

 

2.      Budget

Anggarkan dari sebagian gaji atau hasil sertifikasi untuk membeli buku.

Jangan biarkan rak buku atau home library Anda kosong. Minimal dalam satu tahun Anda harus memiliki beberapa buku.

 

3.      Don’t Leave

Kemanapun Anda pergi, usahakan ada sebuah buku yang harus Anda bawa. Saya biasanya dalam sebulan harus menemui seorang dokter konsulan. Pasti antri. Untuk mengisi kekosongan tersebut Saya selalu membawa buku dan saya baca di sela-sela menunggu antrian tersebut.

 

4.      Skimming

Gunakan teknik Skimming dalam membaca buku Anda untuk “pertama kali”. Skimming adalah teknik membaca yang dilakukan secara melompat-lompat dengan melihat pokok-pokok pikiran utama dalam bahan bacaan.

 

Tips!

  • Baca dari judul dan sub judul untuk mengetahui ide/gagasan utama
  • Hindari membaca kata demi kata
  • Baca bagian awal dan kahir kalimat setiap paragraph
  • Perhatikan gambar dan illustrasi yang dipaparkan
  • Setelah selesai, endapkan kemudian pahami.

 

5.      Scanning

Scanning teknik membaca untuk mencari gagasan utama dari sebuah bacaan. Tujuannya adalah menemukan informasi yang lebih spesifik dari sebuah pembahasan yang panjang.

Kapan ini dilakukan? Gunakan teknik Scanning setelah Anda melakukan Skimming.

 

6.      Sketch Noted

Resume buku yang Anda baca dengan menggunakan teknik Sketch Noted. Hasil dari proses Skimming (atau kolaborasi dengan Scanning) bisa Anda pindahkan dalam bentuk Sketch Noted.

 

7.      Sharing

Bagikan hasil resume yang telah Anda buat. Jika dalam bentuk Sketch Noted, bisa Anda bagikan ke media sosial, seperti Instagram atau pinterest.

Jika dalam bentuk tulisan, bisa dibagikan melalui blog.

 

8.      Travelling

Memanfaatkan kegiatan rekreasi untuk literasi? Sangat memungkinkan.

Ajak semua anggota keluarga untuk sekedar jalan-jalan ke perpustakaan umum. Kegiatan ini saya agendakan minimal tiga hingga empat kali dalam satu tahun. Mereka sangat senang sekali ketika kami ajak ke sana. Jika lama kami tidak bepergian ke sana, salah satu diantara putri kami selalu menanyakan.

 

9.      Smartphone

Gunakan smartphone yang Anda miliki untuk meningkatkan kemampuan literasi.

Seperti apa?

Pertama, Jika Anda pengguna Instagram, follow seseorang yang bisa menginspirasi Anda dalam hal membaca dan menulis.

Kedua, Gunakan aplikasi cerdas, seperti Google Calendar, Evernote, dan Squid.

 

10.   Time Management

Semua membutuhkan manajemen waktu yang baik.

Dengan manajemen waktu yang bagus, kebiasaan akan tercipta.

Alokasikan semua aktivitas literasi ke dalam waktu yang Anda miliki.

  • Dalam setahun harus mempunyai buku berapa?
  • Dalam sebulan harus bisa menyelesaikan membaca buku berapa?
  • Dalam sehari Anda membaca buku berapa menit?
  • Dalam setahun berapa karya tulis yang telah Anda hasilkan?

Gunakan alat bantu seperti Google Calendar, To-Do List atau cara manual menggunakan buku agenda dan Teacher Planning.

Noted

Dalam waktu dekat ini guruproduktif.com akan mengeluarkan produk buku “Teacher Planner”. Di tunggu ya!

Kesimpulan

Aplikasi A-GLD sengaja diciptakan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital guru. Agar bisa menggunakan aplikasi tersebut dengan baik, maka seorang guru harus mampu menciptakan budaya literasi kepada dirinya sendiri. Lakukan sekarang, jangan menunda lagi.